kejutan

hujan yang turun tanpa pemberitahuan
Kau tahu, Tuhan, aku tak begitu suka kejutan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

celana kolor

pada mendung yang bergumpal

matahari menitipkan salam

celana kolormu semalam

tertinggal di tempat sundal

 
keringat menembus pori

hembus nafas mendengus

sela-sela rumah kardus

ingatan tentang bidadari

 

citiloft 120112

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ibu Munggah Kaji

?aku tak pandai bercerita. aku juga tak pandai merangkai kata-kata. mengungkapan rasa akupun tak pandai.
ceritanya adalah ibuku berangkat haji. ibuku sudah sepuh. sudah diatas 60 tahun, meskipun sehat beliau pernah kena asam urat, gula darahnyapun baru stabil dua tahun belakangan. penyakit tua memang tak bisa dipungkiri,organ-organ tubuh yang sudah lama terpakai tentu saja menurun fungsinya. tapi tak menyurutkan semangat beliau. waktu tunggu tiga tahun membuatnya lebih semangat. ya..kesehatan beliau sangat terjaga. setiap pagi jalan kaki, olah raga.
Tibalah saat pemberangkatan. kami, semua anak-anaknya pulang kampung untuk mengantarkan beliau. selamatan adalah tradisi. seluruh saudara, handai taulan dan tetangga datang. kebahagiaan tersendiri dikelilingi oleh orang-orang terdekat. lalu pagi itu adalah hari keberangkatan ibu. Setelah sedikit pitutur dari pak ustad, kemudian ada yang adzan dan qomat..ya seperti mau berangkat kubur. setelah dewasa aku belum pernah menangis, tapi hari itu aku menangis. ya..aku menangis tapi aku tidak malu. aku merasa seakan mau ditinggalkan selamanya oleh perempuan perkasa itu, yang membesarkan sendiri lima anaknya. prestasi terbesar dalam hidupnya, begitu beliau pernah bertutur, adalah membesarkan anak-anaknya dan berpendidikan tinggi.

Semua lancar sampai ke tanah suci. beliau sehat, walau sedikit batuk dan flu. ibadah lancar pula. begitu tuturan beliau setiap kutelepon.

Tibalah hari kedatangan. kami lagi-lagi berkumpul untuk menyambut ibu. kebahagiaan yang sangat.

Ibu tampak kurus, tapi pancaran wajahnya bahagia. di hari kedatangan beliau, sekitar 200-an tamu datang. ada kepercayaan di lingkungan kami, jika pulang haji akan disertai 40 malaikat dan doanya mustajab.
sampailah beliau bercerita kejadian di mekkah. hari pertama setelah thowaf (bener ga nulise iki?) beliau kena jambret. seluruh uang di tasnya, habis digasak penjahat bajingan itu. dengan uang yang tersisa dan pinjaman dari teman sekelompoknya beliau meneruskan ibadah sampai akhir. dan tak pernah sekalipun bercerita tentang kejadian itu setiap kami telepon waktu di arab. Beliau selalu bercerita tentang senangnya beribadah di sana. Andai saja beliau bercerita,pastilah kami segera mengirim dana tambahan.
“hanya ini le oleh-oleh ibu, sajadah dan tasbih ini, uang ibu ga cukup untuk beli yang lain…kamu yang rajin sholat ya..” kata ibuku.
dan aku menangis lagi.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

dijual: teman

dijual: teman, harga: sesuai pasaran. Begitulah yudhi menulis diakun twitternya. saya tergelitik. benarkah masih ada yang begitu?

Dulu (mungkin juga sekarang) di koran-koran yang memuat berita kejahatan, salah satu beritanya ya menjual teman ini. entah itu untuk dijadikan PSK atau cuma untuk ditiduri oleh seseorang dengan bayaran tertentu. maaf tidak ada data. yang menggelitik saya ternyata praktik ini kembali marak. tetapi sangat halus. sangat rapi. di sisi lain (mungkin) sangat jahat.

baiklah, saya ngomong tentang twitter dan media sosial pada umumnya.

sampeyan punya follower berapa di twitter? tentu saja kalo hanya seratus-duaratus itu tak layak pasar. kalo sampeyan punya diatas dua ribu, nah sampeyan sudah layak untuk pemasar. sampeyan bisa jualan. maksud saya mengkampanyekan produk. sampeyan bisa dapat penghasilan tambahan. menarik sekali.

tapi tunggu dulu, benarkah begitu?

pernahkah sampeyan tanya follower-follower sampeyan, mereka rela ga dijual? dan lebih parahnya, follower itu teman sampeyan sendiri.. hwarakadah!

oh saya kan menyampaikan informasi yang bermanfaat dan tentu saja kalau mereka ga rela, ya unfollow saja.

weladalah..hebat betul! jawaban yang sangat benar di depan hukum positif.

saya yakin sampeyan itu orang pinter, lha kalo ndak pinter yang ndak akan difollow banyak orang. semua follower itu percaya kalo sampeyan mampu memberikan informasi yang bermanfaat entah apapun itu. mereka telah jujur. maka sudah selayaknya sampeyan juga jujur. jujurlah kalo sedang jualan. bilang ke mereka kalo twit anda itu jualan. biarkan mereka yang menilai, masih layak ga sampeyan difollow.

tapi kembali lagi ke sampeyan, kalo masih mau menjual teman sendiri ya silakan, wong neraka yang ngelakoni ya sampeyan sendiri kok…dan berdoalah neraka itu adem tur silir.

 

gambar diambil dari sini

Posted in Uncategorized | 1 Comment

blog semacam pensieve

lupa adalah anugerah. bayangkan jika seandainya kita tak punya “lupa”, pasti ga bisa tidur. semua kejadian akan berseliweran di otak. mengganggu sekali bukan?

pensieve, baskom dari batu yang digunakan dalam cerita Harry Potter untuk meletakkan memory sehingga bisa direview dengan baik. Kejadian yang ruwet, kusut marusut dilihat secara lebih jeli. istilahnya rekonstruksi kejadian berdasarkan pandangan pribadi.

di dunia nyata, pensieve bisa digantikan dengan blog. kita catat apa yang melintas di memory kita. diurai kejadian, berita atau apapun yang melintas. melawan lupa.

tetapi tentu saja di blog, opini dan kecenderungan keberpihakan tak bisa lepas. tulisan kita adalah subyektivitas yang direkam dalam baris-baris huruf. tak ada tulisan yang lepas dari pandangan penulisnya. bahkan berita pun kadang tersisipi oleh opini pemberitanya.

tapi tak apalah.

 

gambar diembat dari sini

Posted in Uncategorized | 1 Comment